Simbol-simbol Bahan Kimia di Laboratorium


Salah satu faktor terjadinya kecelakaan kerja di laboratorium yaitu penanganan bahan kimia yang tidak sesuai. Penyimpanan bahan kimia harus mempertimbangkan kualifikasi dan sifat bahan. Bahan kimia tidak harus disimpan sesuai dengan urutan abjad, namun penggunaan dengan abjad akan memudahkan mengelompokkannya. Penyimpanan bahan cair dan padat harus terpisah dan harus disesuaikan dengan sifatnya. Bahan cair yang telah diencerkan dan bahan padat yang telah dibuat dalam larutan harus disimpan dalam wadah yang sesuai dan diberi label. Label bahan kimia minimal menyertakan nama, konsentrasi, dan tanggal pembuatan. Bahan kimia yang tidak memiliki label harus disingkirkan dan tidak diperbolehkan untuk digunakan, jika perlu ditelusur identitasnya.
Beberapa jenis zat kimia serta peralatannya digunakan di laboratorium IPA. Dengan demikian, kita harus mengetahui sifat-sifat dari semua bahan-bahan kimia yang terdapat di laboratorium. Adapun sifat dari bahan-bahan kimia antara lain beracun, korosif atau mudah terbakar. Oleh karena itu, bahan-bahan ini disimpan dan dikemas dalam botol atau wadah yang diberi dan simbol tertentu. Beberapa simbol dan cara penanganannya dapat dilihat pada tabel berikut.

Simbol
Sifat
Contoh
Cara penanganan
Radioaktif
Karbon-14, uranium, dan plutonium
Kalau tidak perlu jangan menggunakan bahan ini, karena bahan ini memancarkan sinar-sinar radioaktif yang dapat merusak atau mematikan sel-sel tubuh.

Beracun
Mercuri, sianida, gas klorin, dan karbon tetraklorida
ØJika bersentuhan, basuh dengan sabun dan alirkan air di atasnya.
ØJika terhirup atau tertelan, segera muntahkan.
ØKonsumsi susu setelah experimen dengan bahan-bahan ini.

Mudah terbakar
Alkohol, natrium, fosforus, dan minyak tanah
Sediakan lap basah jika terjadi kebakaran oleh minyak atau alkohol, gunakan tabung pemadam kebaran untuk memadamkan api.
Berbahaya, berbau tajam, dan menyengat
Uap bromin, amonida, dan asam sulfat.
Pada saat menggunakan bahan ini tutuplah hidung dan mulut dengan masker dan lakukan di dalam lemari. Muntahkan jika tercium bahan ini dan segera hubungi guru pembimbing.
Mudah meledak
Campuran hidrogen dan oksigen, dan kalium
Disimpan dalam minyak parafin dan jangan disimpan di dalam laboratorium yang lembap.
Korosif (mengikis)
Asam dan basa kuat seperti asam klorida, asam sulfat, sodium hidroksida, dan potasium hidroksida
Jika terkena kulit segera basuh dengan air yang mengalir beberapa saat, hal ini bertujuan untuk mengurangi konsentrasi larutan.






































































Download file lengkap materi: Bab 1 Ruang Lingkup Biologi

0 Response to "Simbol-simbol Bahan Kimia di Laboratorium"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel