Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Soal HOTS Biologi Materi Tentang Sistem Gerak | SMA Kelas 11

Halo adik-adik SMA Kelas 11, bagi yang mencari contoh soal HOTS, berikut bisa dijadikan sebagai latihan.


Pada zaman dahulu sebelum ditemukannya kompor, kebanyakan orangtua menggunakan tungku. Pada saat masak, biasanya dalam posisi duduk. Berbeda dengan sekarang, pada umumnya selalu berdiri. Nah, jika melakukan aktivitas seperti memasak menggunakan tungku dalam jangka waktu bertahun-tahun, maka akan terjadinya gangguan/kelainan pada sistem gerak. Kemungkinan gangguan yang mungkin terjadi dari kasus tersebut, yaitu ...

A. Artrofi, otot yang akan mengecil karena tertekan saat duduk yang terlalu lama

B. Osteoporosis, tulang akan menjadi rapuh karena tekanan

C. Kifosis, tulang belakang melengkung ke arah belakang

D. Lordosis, tulang belakang melengkung sehingga tampak bongkok

E. Rakitis, kaki berbentuk huruf O atau X karena kesalahan posisi duduk/jongkok

Jawab: C

Pembahasan:

Dari kasus di atas, kemungkinan gangguan yang mungkin terjadi yaitu tulang belakang, tepatnya kifosis. Kifosis adalah bentuk tulang belakang melengkung ke arah luar tubuh atau ke belakang yang mengakibatkan penderita menjadi terlihat bongkok. Kifosis ini kebanyakan diakibatkan dari kebiasaan posisi duduk yang salah. 

 ***


Perkembangan teknologi dalam bidang kesehatan dan kedokteran telah banyak membantu dalam sistem gerak manusia. Seperti kelainan pada kaki, sekarang sudah dapat dibantu dengan kecanggihan teknologi ini. Kaki buatan yang dilengkapi dengan perangkat bluetooth dengan menanamkan chip komputer pada setiap kaki untuk mengirimkan sinyal ke motor di kedua sendi buatan, membuat lutut dan mata kaki dapat berpindah dan melakukan gerakan yang terkoordinasi, misalnya berdiri, berjalan, dan mendaki. Kecanggihan teknologi ini dinamakan ...

A. Kursi cangkok, merupakan kursi yang prinsip kerjanya menggantikan kaki untuk pergerakan

B. Kaki tanam, mengganti kaki yang mengalami kelainan sehingga kembali seperti normal

C. Kaki transplantasi, merupakan pencangkokan kaki sehingga sistem saraf kembali normal

D. Kaki palsu, membantu pergerakan dimana mirip dengan aslinya

E. Kaki bionik, memungkinkan gerakan sempurna karena melibatkan pengiriman stimulus

Jawab: E

Pembahasan:
Kaki bionik merupakan kaki buatan yang dilengkapi dengan perangkat bluetooth. Chip komputer ditanamankan pada setiap kaki untuk mengirimkan sinyal ke motor di kedua sendi buatan sehingga lutut dan mata kaki dapat berpindah dan melakukan gerakan yang terkoordinasi, misalnya berdiri, berjalan, dan mendaki. Kaki bionik ini menggunakan energi dari baterai. 

***

Bacalah wacana berikut.

 
Setelah menyimak wacana diatas, teknologi yang tepat untuk mengatasi rakitis yaitu ...

A. Transplantasi sumsum, bertujuan untuk mengembalikan fungsi sumsum tulang yang rusak. Prosedur ini dilakukan dengan memasukkan sel punca sehat ke dalam tubuh pasien.

B. Kaki bionik, memungkinkan membantu pergerakan secara bebas dengan bantuan chip komputer yang ditanam pada kaki

C. Penggantian sendi, membantu mencegah pelunakkan tulang sehingga artritis dapat dicegah sejak usia dini/anak-anak

D. Penggunaan sepatu khusus, digunakan secara terus-menerus sehingga mampu mencegah terjadinya kaki yang membentuk huruf O atau X
 
E. Kemoterapi, teknologi terkini untuk membantu penyembuhan kelainan tulang dengan cepat

Jawab: D
Pembahasan:
 
Rakitis merupakan pelunakan tulang pada anak-anak karena kekurangan atau terjadinya gangguan metabolisme vitamin D, kalsium, magnesium, dan fosfor . Rakitis akan menimbulkan potensi menyebabkan tulang kaki menjadi bengkok membentuk seperti huruf O atau X. Teknologi yang tepat untuk mengurangi gangguan tersebut yakni dengan penggunaan sepatu khusus yang selalu dipakai. Sepatu khusus tersebut jika penggunaannya sesuai, maka dapat menanggulangi kelainan kaki O. 

***


Perhatikan gambar perbedaan kepadatan tulang di bawah ini. Dibawah ini pernyataan yang tidak benar berkaitan dengan gambar adalah ...

soal hots biologi sistem gerak osteoporosis












A. Perbedaan kepadatan tulang dipengaruhi oleh faktor nutrisi, seperti vitamin D dan kalsium.

B. Penyakit keropos tulang hanya dapat terdeteksi pada usia lanjut. Hal ini dikarenakan semakin tua, maka tulang akan semakin keropos.

C. Tulang yang keropos dapat juga disebabkan oleh faktor genetik. Dengan melihat riwayat keluarga, terutama orangtua maka kemungkinan menderita sangat tinggi.

D. Jenis kelamin wanita biasanya lebih rentan terkena keropos tulang dari pada laki-laki, hal tersebut dikarenakan perubahan hormon.

E. Resiko keropos tulang dapat dikurangi dengan berhenti merokok, tidak mengonsumsi minuman beralkohol, berolahraga secara teratur, dan mengonsumsi makanan yang kaya akan vitamin D dan kalsium.

Jawab: 

Pembahasan:

soal hots biologi sistem gerak

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Post a Comment for "Soal HOTS Biologi Materi Tentang Sistem Gerak | SMA Kelas 11"