Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget Atas Posting

Pembagian Zona Ekosistem Air Tawar dan Air Laut

Pembagian Zona Ekosistem Air Tawar dan Air Laut

Berdasarkan intensitas cahaya matahari atau jumlah cahaya yang menembus air, maka ekosistem air tawar dibagi menjadi beberapa zona atau daerah, yaitu sebagai berikut.


1) Zona litoral, merupakan daerah dangkal yang dapat ditembus cahaya matahari hingga kedasar perairan. 

2) Zona limnetik, merupakan daerah terbuka yang jauh dari tepian sampai kedalaman yang masih dapat ditembus cahaya matahari. 

3) Zona profundal, merupakan daerah yang dalam dan tidak dapat tembus cahaya matahari. Di ddaerah ini tidak ditemukan  organisme fotosintetik (produsen), tetapi dihuni oleh hewan pemangsa dan organisme pengurai.


Nah itu adalah zona pada ekosistem air tawar. Sedangkan pada ekosistem air laut memiliki zona atau daerah yang berbeda. Sebelum membahas zona atau daerah pada ekosistem air laut, berikut adalah ciri-ciri abiotik yang dimiliki oleh ekosistem air laut.

  • Memiliki kadar garam (salinitas) yang tinggi. 
  • Tidak dipengauhi oleh iklim dan cuaca. 
  • Habitat air laut saling berhubunngan antara laut yang satu dengan laut yang lain. 
  • Memiliki variasi perbedaan suhu di bagian permukaan dengan di kedalman laut. 
  • Terdapat arus laut yang pergeraknnya dapt dipengaruhi oleh arah angin, perbedaan densitas (masa jenis) air, suhu, tekanan air, gaya gravitasi, dan gaya tektonik buatan Bumi. 


Berdasarkan  intensitas cahaya matahari yang menembus air, ekosistem air laut dapat di bagi menjadi beberapa zona (daerah), yaitu sbagai berikut.

1) Zona fotik, adalah daerah yang bisa ditembus oleh cahaya matahari, kedalaman air kurang dari 200  meter. Di zona fotik ini banyak terdapat organisme yang mampu melakukan fotosintesis.

2) Zona twilight, adalah daerah dengan kedalaman air berkisar 200 – 2.000 meter. Cahaya matahari remang – remang sehingga tidak efektif untuk fotosintesis.

3) Zona afotik, adalah daerah yang tidak dapat ditembus cahaya matahari sehingga selalu gelap. Kedalaman air lebih dari 2.000 meter.

Pembagian zona ekosistem air laut di mulai dari pantai hingga ke tengah laut, yaitu sebagai berikut.
1) Zona litoral (pasang surut), merupakan daerah yang terendam saat  terjaadi pasang dan seperti daratan saat air laut surut. Zona ini beratasan dengan daratan dan banyak dihuni kelompok hewan, seperti bintang laut, bulu babi, udang, kepeting, dan cacing laut.

2) Zona neritik, merupakan daerah laut dangkal, kurang dari 200 m. Zona ini bisa ditembus oleh cahaya matahari dan banyak sekali dihuni oleh ganggang laut dan ikan.

3) Zona batial, adalah zona yang mempunyai kedalaman air 200 m – 2.000 m dan keadaanya remang-remang. Di zona ini tidak terdapat organisme yang melakukan fotosintesis (produsen), melainkan dihuni oleh nekton (organisme yang aktif berenang), misalnya ikan.

4) Zona abisal, adalah daerah palung laut yang keadannya gelap. Kedalaman air dizona abisal lebih dari 2.000 m. Zona ini dihuni oleh hewan predator, detritivor (pemakan sisa organisme), dan pengurai.

Itulah pembahasan mengenai pembagian zona atau daerah pada ekosistem air tawar dan air laut. Terimakasih, semoga membantu.

Post a Comment for "Pembagian Zona Ekosistem Air Tawar dan Air Laut"