Materi Sistem Pencernaan Manusia | Download PPT Lengkap

banksoalbiologi.com - Sistem pencernaan terdiri atas sebuah saluran panjang, disebut saluran pencernaan, serta oran terkait, termasuk hati, kandung empedu, dan pankreas. Saluran pencernaan dimulai dari mulut kemudian esofagus dan usus menuju ke anus. Selama dalam perjalanannya, makanan akan dicerna dan zat gizi diserap, sedangkan sisanya akan dibuang.

Bagaimana detailnya makanan diserap oleh tubuh sehingga menjadi energi dalam tubuh? Mari kita pelajari penjelasan berikut. Let's Goo..

Coba bayangkan, kamu makan sesuatu. Nah, setelah dimakan atau ditelan, makanan memulai perjalanannya di dalam tubuh. Makanan yang kamu makan tersebut bisa menghabiskan waktu 24 jam lho untuk menempuh jarak 9 m, melalui berbagai pipa otot dan rongga. Wow, luar biasa kan. Proses ini tentunya berawal dari mulut, tempat makanan tersebut dihancurkan dan dihaluskan dengan gigi saat mengunyah. Hasil bola kunyahan (bolus) berlanjut ke bawah tenggorokan atas (faring), lalu berjalan melalui kerongkongan (esofagus) ke lambung, usus halus, usus besar, dan anus. 

Dalam usus halus, pencernaan kimia memecah makanan menjadi molekul yang lebih kecil, tujuannya agar dapat diserap kedalam aliran darah. Makanan yang tidak dapat dicerna kemudian dipadatkan menjadi tinja dalam usus besar dan dibuang melalui anus. Makanan beredar dalam sistem pencernaan dengan proses kontraksi otot yang disebut peristalsis. Sama halnya dengan saluran pencernaan, sistem pencernaan juga memiliki kelenjar diantaranya yaitu kelenjar saliva, pankreas, dan hati. 

Nggak kebayang ya, ternyata betapa rumitnya proses pencernaan yang terjadi di tubuh kita.

Adik-adik Biologi, melalui tulisan ini kita akan mempelajari secara singkat bagaimana penjelasan setiap organ pencernaan yang terlibat. Selain itu, akan dibahas juga mengenai zat makanan (protein, karbohidrat, lemak, vitamin, mineral), menghitung berat badan ideal (BBI), Indeks Massa Tubuh (IMT) atau BMI, Angka Metabolisme Basal (AMB) atau BMR. Porsi makan sehari-hari dan gizi seimbang juga akan dipelajari dalam bab ini.

Materi Sistem Pencernaan Manusia | Download PPT Lengkap

A. Makanan dan Fungsinya

Makanan dalam tubuh kita memiliki fungsi diantaranya adalah sebagai bahan penyedia bahan bakar, sebagai pembangun tubuh, dan sebagai pertahanan tubuh dari bibit penyakit. Zat-zat makanan diantaranya yaitu karbohidrat, protein, lemak, mineral, vitamin, juga air. 

B. Kebutuhan dan Keseimbangan Energi

Ada tiga komponen untuk menghitung kebutuhan energi seseorang yaitu AMB atau BMR, aktivitas fisik, dan efek makanan. AMB merupakan kebutuhan energi minimal untuk melakukan proses tubuh penting, seperti sistem pernapasan, peredaran darah, gerak, dan sebagainya. Melalui berat badan, umur, dan jenis kelamin maka AMB akan mudah untuk ditentukan.

Adapun berat badan ideal juga dapat dihitung berdasarkan tinggi badan melalui rumus Broca. Begitu pula dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) dapat ditentukan melalui berat badan dan tinggi badan.

C. Manajemen Gizi dan Menu Makan Seimbang

Pengaturan pola makan dan gizi seimbang sangat penting untuk diperhatikan, mengingat saat ini pola hidup masyarakat banyak meningkatkan resiko obesitas. Menu makan seimbang tak terlepas dari apa yang disampaikan oleh Prof. dr. Dr. Poorwo Soedarmo melalui 4 Sehat 5 Sempurna yang diantaranya yaitu makanan pokok, lauk pauk, sayur, buah dan susu sebagai pelengkap. Agar tubuh menjadi sehat, perlu diperhatikan bagaimana porsi makanan sehari-hari, mulai dari memperhatikan kadar gula, minyak, hingga garam setiap harinya.

D. Sistem Pencernaan Makanan Manusia

Gigi

Makanan pertama kali akan dicerna di dalam mulut, karena terdapat gigi dan ludah. Gigi memiliki 4 jenis, dan tiap jenisnya memiliki fungsi yang berbeda. Bagian gigi paling atas disebut mahkota, bagian yang tertanam dalam tulang rahang bawah dinamakan akar, dan daerah pertemuan keduanya dinamakan leher gigi. Lapisan luar dinamakan email, zat yang paling keras. Di dalam pulpa, terdapat pembuluh darah dan saraf. 

Proses menelan dimulai sebagai tindakan yang disadari saat bolus makanan didorong oleh bagian belakang lidah ke bagian belakang mulut. Menelan dapat terjadi setelah makanan dikunyah selama beberapa saat. Setelah itu, makanan akan melewati faring. 

Faring

Faring merupakan jalur yang dapat berperan ganda, yakni sebagai jalan udara pada saat napas dan jalur makanan saat menelan. Walaupun proses ini sangat singkat, tetapi prosesnya memerlukan kesinergian antara otak. Sinyal saraf sari otak akan mengendalikan mulut, lidah, faring, laring, dan esofagus untuk mencegah makanan masuk ke trakea (saluran pernapasan).

Esofagus

Laring naik dan bertemu dengan epiglotis yang bergerak turun menutup trakea. Langitan lunak terangkat untuk menutup rongga hidung. Makanan masuk ke esofagus dan didorong ke arah bawah.

Lambung

Lambung merupakan organ paling lebar dari pipa pencernaan. Lambung merupakan kantong berdinding otot, bentuknya mirip huruf J, sebagai tempat makanan disimpan, diaduk, dan dicampur dengan getah lambung yang dihasilkan oleh lapisannya. Getah lambung merupakan enzim pencernaan dan asam hidroklorida, yang tidak hanya memecah makanan, tetapi juga membunuh kuman berbahaya. Lapisan otot polos dinding lambung mampu berkontraksi untuk mencampur dan memeras campuran agak cair dari makanan dengan getah lambung ini. 

Usus Halus

Duodenum, jejunum, dan ileum membentuk usus halus. Duodenum menerima kimus yang sudah diolah lambung, serta tempat sekresi enzim pencernaan dari hati (termasuk empedu) dan pankreas. Jejunum dan ileum memiliki ukuran yang hampir sama panjang dan menggulung namun jejunum lebih tebal, merah, dan sedikit lebih pendek dari ileum. 

Hati, Kandung Empedu, dan Pankreas

Organ hati manusia memiliki berat sekitar 1,5 kg. Memiliki warna merah gelap, berbentuk seperti baji, dan mengisi bagian kanan atas perut di bawah diafragma. Kerja hati sangat berat, memiliki lebih kurang 250 fungsi. Fungsi paling penting yakni sebagai tempat menyimpan dan melepas gula darah untuk energi: memilih dan mengolah vitamin dan mineral; memecah racun menjadi zat yang tidak berbahaya; serta mendaur ulang sel darah yang sudah tua (120 hari).

Empedu dihasilkan oleh hati lebih kurang 1 liter setiap hari. Empedu ini membantu pemecahan lipid (lemak) di dalam usus halus. Empedu ini mengalir melalui saluran hepatika kiri dan kanan dari kedua lobus hati, lalu mengalir sepanjang saluran hepetika komunis dan saluran sistikus ke kandung empedu.

Pankreas tergolong kelenjar, memiliki ujung kepala yang terletak di putaran duodenum, tubuh utamanya terletak di belakang lambung, serta ekor meruncingnya terletak di atas ginjal kiri, di bawah limpa. 1,5 liter getah dapat dihasilkan oleh pankreas dalam satu hari. Getah pencernaan ini mengandung enzim pemecah karbohidrat, lemak (lipid), dan protein.

Usus Besar

Usus besar merupakan bagian akhir saluran pencernaan, meliputi tiga daerah utama yakni sekum, kolon, dan rektum. Fungsi utama kolon adalah mengubah kimus cair menjadi tinja agak padat untuk disimpan dan dibuang. Natrium, klorida, dan air diserap melalui lapisan kolon ke dalam darah dan limfa, dan tinja menjadi lebih padat.

Rektum, Anus, dan Defekasi

Rektum mempunyai ukuran panjang sekitar 12 cm, dan normalnya kosong kecuali tepat sebelum dan saat defekasi (buan air besar). Di bagian bawah rektum terdapat saluran anus yang berukuran sekitar 4 cm. Dinding saluran anus memiliki dua pasang otot membentuk pipa pendek - sfingter anal internal dan eksternal. Gelombang peristaltik akan mendorong tinja ke dalam rektum pada saat defekasi. Kontraksi mendorong tinja, dan sfingter anal berelaksasi untuk memungkinkan tinja keluar dari tubuh melalui anus.

***

Materi selengkapnya dapat diunduh melalui tombol di bawah ini. Selamat BelajaršŸ˜Š



Post a Comment for "Materi Sistem Pencernaan Manusia | Download PPT Lengkap"