banksoalbiologi.com - Halo sahabat Biologi, postingan berikut adalah Contoh Laporan Praktikum Osmosis Pada Kentang. Bagi yang memerlukan file-nya, silakan klik unduh pada akhir postingan ini.
A. Judul Praktikum
Pengaruh Konsentrasi Larutan Gula terhadap Osmosis pada Umbi Kentang
B. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Hari/tanggal : Selasa, 11 Agustus 2026
Tempat : Laboratorium Biologi
Pukul : 06.30 s.d selesai
C. Tujuan Praktikum
Mengamati fakta gejala osmosis pada kentang
D. Teori Dasar Praktikum
E. Alat dan Bahan Praktikum
(1) Beker glass atau gelas plastik bekas
(2) Pisau kecil
(3) Penggaris
(4) Gula pasir
(5) Kentang
(6) Air
(7) Lidi
F. Langkah-langkah Praktikum
Percobaan 1
(1) Buatlah tabung dari kentang dengan cara membuat lubang tidak tembus. Dinding tabung dibuat setipis mungkin. Pastikan tabung tidak bocor.
(2) Masukkan larutan gula kedalam kentang sebanyak 1/3 bagian (tidak boleh terisi penuh).
(3) Masukkan tabung kentang yang berisi larutan gula ke dalam wadah (beker glas) yang berisi air.
(4) Amati dan ukurlah tinggi larutan dalam tabung kentang dengan bantuan lidi.
(5) Diamkan selama 30 menit atau lebih.
(6) Catat data hasil pengukurannya.
Percobaan 2
(1) Buatlah kubus atau balok dari kentang dengan ukuran bebas (sebanyak dua buah).
(2) Catat ukuran kentang tersebut (panjang, lebar, tinggi)
(3) Masing-masing kentang tersebut, masukkan kedalam beker glass / gelas plastik yang sudah diisi dengan larutan gula. Catatan: Larutan gula pada gelas A diisi dengan air tanpa ditambahkan gula, sedangkan larutan pada gelas B diisi dengan satu sendok gula pasir, dan gelas C diisi dengan 2 sendok gula pasir.
(4) Simpan selama 30 menit atau lebih.
(5) Amati perubahan kedua kentang tersebut, lalu catat hasilnya.
G. Hasil Pengamatan Osmosis
Percobaan 1
| No. | Bahan | Tinggi larutan gula (cm) |
|---|
| Awal | Akhir |
|---|
| 1. | Kentang | 2,6 | 4,3 |
Percobaan 2
| Kentang | Ukuran awal (cm) | Ukuran akhir (cm) |
|---|
| panjang | lebar | tinggi | panjang | lebar | tinggi |
|---|
| A | 2,5 | 0,5 | 0,4 | 2,6 | 0,8 | 0,5 |
| B | 2 | 0,9 | 0,4 | 1,8 | 0,8 | 0,3 |
| C | 2,5 | 1,2 | 0,5 | 1,5 | 0,7 | 0,3 |
H. Pertanyaan
(1) Pada percobaan 1, adakah perubahan volume larutan gula pada tabung kentang? Sebutkan alasannya.
Jawab:
Ada perubahan tinggi larutan. Tinggi larutan gula awalnya adalah 2,6 cm, dan setelah dibiarkan berubah menjadi 4,3 cm. Ini berarti ada penambahan volume larutan gula di dalam kentang. Pada percobaan 1 ini, air bergerak dan masuk ke dalam tabung kentang yang berisi larutan gula. Air yang merupakan larutan dengan konsentrasi rendah (encer) bergerak menuju larutan dengan konsentrasi tinggi (pekat).
(2) Pada percobaan 2, apakah ada perubahan ukuran kentang yang disimpan pada gelas A, B, dan C ?
Jawab:
Ada perubahan ukuran dari ketiga kentang tersebut.
a. Kentang A ukuran panjanag awal 2,5 cm setelah disimpan beberapa menit menjadi 2,6 cm. Untuk lebar awalnya 0,5 cm berubah menjadi 0,8 cm. Sedangkan tinggi awal 0,4 cm menjadi 0,5 cm.
b. Kentang B ukuran panjang awal 2 cm berubah menjadi 1,8. Lebar awal mulanya 0,9 memjadi 0,8. Sedangkan ukuran tinggianya pada awalnua 0,4 cm menjadi 0,3 cm.
c. Kentang C ukuran awal 2,5 cm berubah menjadi 0,7 cm. Lebarnya dari 1,2 berubah menjadi 0,7. Sedangkan tinggi awalnya 0,5 cm berubah menjadi 0,3.
Dari ketiga kentang tersebut, hanya kentang A yang bertambah ukurannya. Sedangkan kentang B dan C ukurannya berkurang atau menyusut. Kentang A bertambah ukurannya, karena air diluar kentang berpindah ke dalam kentang. Hal ini sesuai konsep osmosis, yakni bergeraknya larutan encer ke pekat. Sedangkan kentang B dan C menyusut, karena larutan didalam kentang keluar akibat perbedaan konsentrasi.
(3) Pada percobaan 2, kentang mana yang mengalami perbedaan signifikan diantara ukuran awal dan akhir? Jelaskan.
Jawab:
Pada percobaan 2, kentang yang memiliki perubahan yang signifikan adalah kentang C. Panjang awal kentang C adalah 2,5 dan setelah dibiarkan beberapa menit ukurannya menyusut menyusut menjadi 1,5. Berarti ada selisih 1 cm. Untuk lebar, selisih 0,5 cm. Sedangkan tinggi, selisihnya 0,2 cm. Dibanding kentang B, perubahan ukuran kentang C lebih signifikan. Hal ini bisa terjadi karena kentang C disimpan pada larutan gula yang lebih pekat (konsentrasi tinggi), yakni 2 sendok makan gula pasir. Berbeda dengan kentang B yang larutannya tidak lebih pekat dari kentang C, yaitu sebanyak 1 sendok gula pasir.
Post a Comment for "Download Laporan Praktikum Biologi Osmosis Pada Kentang"
Post a Comment